Selamat tersublim di Phantasmagoria. Ada yang bisa saya bantu? Tentu saja saya hanya berbasa-basi. Silahkan urusi diri sendiri.
2.11.2014
Dunia Rata.
2.07.2012
Melancho(holic)
Murung itu sungguh indah, melambatkan butir darah...
Lalu, melancholia datang tanpa permisi, ga pake ngetuk, apalagi basa-basi..
Daripada nelangsa, kulangkahkan kaki kepersinggahan favoritku
Suasananya remang tapi bukan warung remak-remang
Banyak orang terkotak-kotak disana,
Mereka menggodaku, semua dan serempak
Keyes, King, Christhie, Sheldon, Albert, Pram, Stephany, Dee, Rusli, Muis dan lainnya mengerubungiku
Minta digoda dan dijamah
Bahkan mungkin juga minta diperkosa
Maaf, aku hanya bisa memerkosa kalian satu dulu, atau mungkin beberapa
Itu pun kalau aku kuat
"ah, tapi kamu selalu kuat."
Kata C.S Lewis, si Anglo-Irlandia
Maaf Lewis, malam ini aku tak tertarik denganmu.
Aku meraih Claudia, tapi tiba-tiba Calon Arang berteriak dari ujung sana,
"Binal!!! Aku hanya kau lirik, dasar nista!!"
Ah, si dukun itu, nantilah, kau sudah berkali-kali kubaca
Aku tetap meraih Claudia, si pasien rumah sakit jiwa yang cerdasnya tiada tara
Lalu, disana kami bercerita sambil sesekali saling mengelus punggung tangan
Aku biasa saja,
Claudia tidak biasa.
Respon tubuhnya terasa sedikit bergetar.
"Claudia, santai, aku hanya ingin kita berbagi murung."
Claudia tersenyum miring dan meredam hasratnya yang belok.
"Kalau kau murung, apa yang kau perbuat?"
Claudia memperlihatkan pergelangan tangannya, "self injury. Asik, nikmat."
Ada berpuluh goresan panjang mengerikan berwarna merah muda disana.
Aku menatapnya sok wajar, padahal dari ujung rambut sampai ujung vagina, sangatlah terasa ngilu.
"Kamu?"
Aku mengangkat bahu, "banyak. Bisa menyendiri, bisa menulis, bisa mencipta lirik lagu, bisa membenamkan kepala lama-lama di dalam bak, bisa konsentrasi membuat kentutku bersuara lebih baik.."
Claudia memutar bola matanya, "membosankan."
"Kalau kau senang, apa yang kau ekspresikan?"
Claudia bertanya tentang 'senang'.
Tahukah, yang biasa dipertanyakan seseorang adalah yang jarang mereka rasakan.
"Wajahku jadi mirip si Margareth."
Margareth si periang yang berseri.
"Hanya itu saja?"
Cemooh, sarkas, tapi penasaran.
Aku menatapnya prihatin, "Buatlah jadi merasakan."
Aku terdiam, kami terdiam.
Strawberry smootiesh tidak ikut diam, ia berteriak minta dicicip.
Inilah yang namanya menikmati murung, bagaimanapun caranya.
Malam ini hanya aku dan Claudia.
Nikmatilah saja kegundahan ini
Segala denyutnya yang merobek sepi
Kelesuan ini jangan lekas pergi
Aku menyelami sampai lelah hati
(Melancholia, Efek Rumah Kaca)
12.11.2011
La maison de mon rêve.
9.29.2011
selamat pagi di pengakhiran.
9.24.2011
Yang belum terjawab, dan masih koma,
8.30.2010
Lebaran nanti.

Ceritanya ini kan puasa yang ke duapuluhsatu ya, tapi kenapa gw ga ngerasa udah lama dah? Kayanya baru kemaren-kemaren mulai puasa, n lebaran masih jauuuuuuh di depan mata. Tau-tau nyokap gw ngesms, "neng, mo pulang kampung duluan apa rame-rame?". Aiiih ternyata lebaran bentar lagi, kurang lebih sepuluh hari lagi. Ade gw dirumah dah ribut-ribut pengen baju lebaran ma mukena baru. Gw cuma nyengir-nyengir aja, waktu bocah juga gw gitu. Malah kemaren-kemaren ikut ribut juga minta jatah baju lebaran.
Alesan kedua yang bikin sedih, sepupu-sepupu gw satu persatu pada kawin n ga asik lagi di ajak gokil-gokilan. Udah gitu yang cewe pasti pada ikut suami pulang kampungnya. Padahal umurnya ga pada jauh dari gw, tapi ngapa pada kawin cepet sih?? aneh ah. Yang masih lajang bisa di itung pake jari deh! Palingan nyisa bocah-bocah skalian ma ponakan gw yang sama bejibunnya ma tante n omnya. Sedih sedih,, tapi mau gimana lagi?
Ternyata waktu buat gw berjalan cepet banget, entah karena gw yang easy going, atau juga yang bawaannya bahagia mulu. hahahaha, gaya amat ya.
Jadi inget waktu bocah dulu, dengan jumlah sepupu yang sama jumlahnya sama 2 kesebelasan sepak bola, (malah kayanya lebih n bakal nambah lagi ni), kita biasa tidur rame-rame sampe numpuk-numpuk, mandi juga kadang rame-rame. N seperti biasa, gw selalu jadi bocah paling rese yang bikin onar mulu. Entah itu nyemplung-nyemplungin ketupat mateng ke kolam ikan,, nyomot-nyomot kue kering buat tamu,, bikinin tamu minum pake aer mentah,, pokonya troublemaker lah kalo kata tante-tante gw...
Jadi kangen masa kecil gw,, bahagia banget kayanya.. tapi ya sudahlah, sekarang jalanin yang didepan mata aja.. Dan mau ga mau gw harus nerima apapun keadaan pas lebaran nanti... Apakah bakal sepi,, atau sekalian aja gw ramein lagi, yang penting, kita sambut lebaran dengan niat yang suci...